SMK Negeri 2 Jayapura - Walikota Jayapura Pimpin Upacara Hari Guru Nasional Tingkat Kota Jayapura
Home

Main Menu
Home
Profil
Kepegawaian
Kesiswaan
Sarana & Prasarana
Industri & Prakerin
Kontak kami
Pencarian
Buku Tamu
Download
Gallery
Penerimaan Siswa Baru
Link Sekolah di Papua
SMKN 1 Sentani
SMKN 1 Nabire
SMKN 3 Jayapura
SMKN 1 Jayapura
Link Pendidikan
Dinas Pendidikan Papua
Dikmenjur
Jardiknas
Depdiknas
Dikti
Dikmenum
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
User Online
Saat ini ada 2 tamu online
Admin Online
Admin1

Admin2
Syndicate
Statistics
OS: Linux s
PHP: 5.2.13
MySQL: 5.0.91-community
Waktu: 08:13
Caching: Enabled
GZIP: Enabled
Anggota: 72
Berita: 39
Pranala: 0

 

 
 
Walikota Jayapura Pimpin Upacara Hari Guru Nasional Tingkat Kota Jayapura PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh http://www.jayapurakota.go.id/   
Tuesday, 04 May 2010

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2009 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT-PGRI) Ke-64 Tingkat Kota Jayapura , diperingati dalam satu upacara dilapangan upacara Kantor Walikota Entrop, yang dipimpin Walikota Drs. M.R. Kambu, M.Si.

Melalui Hari Guru Nasional Tahun 2009 dan HUT PGRI Ke-64 Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan Guru yang Profesional, Sejahtera dan Terlindungi Menyongsong Satu Abad Kota Jayapura. Guru yang profesional, bermartabat, sejahtera dan terlindungi mewujudkan Pendidikan bermutu, menyongsong Satu Abad kota Jayapura.  Dirgahayu Guru Indonesia.  Inilah Tema dan Slogan yang terpasang  turut mewarnai suasana upacara yang berlangsung dengan khidmat, Rabu, 25 November 2009.

Upacara dimaksud dihadiri Ketua DPRD Dra. WW. Kambuaya, MM, Sekda Ir. Jan Piet Nerokouw, MP, para Asisten Sekda, Pimpinan SKPD, Anggota DPRD, Ketua PGRI Kota Jayapura dan  para pejabat lainnya dilingkungan kota Jayapura, serta para Kepala Sekolah dilingkungan Dinas Pendidikan.

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2009 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT-PGRI) Ke-64 Tingkat Kota Jayapura , diperingati dalam satu upacara dilapangan upacara Kantor Walikota Entrop, yang dipimpin Walikota Drs. M.R. Kambu, M.Si.

Melalui Hari Guru Nasional Tahun 2009 dan HUT PGRI Ke-64 Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan Guru yang Profesional, Sejahtera dan Terlindungi Menyongsong Satu Abad Kota Jayapura. Guru yang profesional, bermartabat, sejahtera dan terlindungi mewujudkan Pendidikan bermutu, menyongsong Satu Abad kota Jayapura.  Dirgahayu Guru Indonesia.  Inilah Tema dan Slogan yang terpasang  turut mewarnai suasana upacara yang berlangsung dengan khidmat, Rabu, 25 November 2009.

Upacara dimaksud dihadiri Ketua DPRD Dra. WW. Kambuaya, MM, Sekda Ir. Jan Piet Nerokouw, MP, para Asisten Sekda, Pimpinan SKPD, Anggota DPRD, Ketua PGRI Kota Jayapura dan  para pejabat lainnya dilingkungan kota Jayapura, serta para Kepala Sekolah dilingkungan Dinas Pendidikan.

Pada kesempatan tersebut Walikota membacakan Sambutan tertulis Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA, yang menggarisbawahi  peran strategis pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat dan guru dalam mewujudkan guru profesional, sejahtera, bermartabat dan terlindungi. Guru merupakan faktor penentu utama proses pendidikan dan pembelajaran.  Tidak ada guru, tidak ada pendidikan.  Hanya dengan sentuhan guru profesional yang bermartabat, terlindungi, dan sejahtera, anak-anak bangsa akan menerima proses pembelajaran yang mendidik dan bermutu.

Peringatan ini memiliki makna penting karena pemerintah sedang dan akan terus bersungguh-sungguh berupaya memberdayakan guru agar benar-benar tumbuh dan berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan, dan perlindungan bagi mereka sebagai implikasi UU No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah No 74 tahun 2008 tentang Guru.

Dalam rangka percepatan peningkatan kualifikasi guru, saat ini telah dilaksanakan kebijakan pada perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan, yang memungkinkan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan hasil belajar yang diperolah sebelumnya bagi guru-guru yang menempuh program S1/D-IV dalam jabatan.  Dengan demikian, guru-guru yang menempuh pendidikan dalam jabatan jenjang S1/D-IV akan berkurang beban kreditnya, karena sebagian SKS yang wajib ditempuh diperoleh melalui pengalaman belajar mandiri, prestasi akademik, karya inovatif, pendidikan dan pelatihan, dan sebagainya yang diperoleh sebelumnya.  Dalam rangka peningkatan dan pengembangan kompetensi guru, saat ini juga sedang didesain pola pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru-guru di seluruh tanah air.  Dengan pola ini, diharapkan kompetensi dan kinerja guru terus meningkat sejalan dengan peningkatan jenjang jabatan fungsional dan pengalaman kerjanya.

Pemerintah menyadari bahwa tidak mudah menyediakan guru yang profesional dalam jumlah yang mencukupi.  Ketidakcermatan dalam proses rekruitmen calon guru, proses penyiapan calon guru di jenjang pendidikan prajabatan (preservice training) hingga proses reruitmen, penempatan, pelatihan dalam jabatan (inservice training) dan proses supervisi kinerja guru merupakan siklus yang perlu dibenahi dengan sungguh-sungguh secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya memberdayakan guru secara profesional, eksistensi asosiasi atau organisasi profesi guru sangat dinantikan dedikasinya untuk bisa menjadi mitra pemerintah guna bersama-sama meningkatkan kemampuan profesional guru dan kesejahteraan guru, demi terwujudnya peningkatan mutu pendidikan.  Asosiasi atau organisasi profesi guru diharapkan lebih mampu memotivasi, memfasilitasi dan memberikan advokasi kepada anggotanya untuk menjadi lebih profesional. Asosoasi atau organisasi profesi guru juga harus semakin fokus kepada kinerja profesional guru-guru dan tidak terkooptasi oleh salah satu kekuatan politikk tertentu.  Para guru yang terhimpun menjadi anggota asosiasi atau organisasi profesi guru milik seluruh bangsa, sehingga mempunyai kewajiban moral menjaga independensinya untuk hany mengabdi kepada kepentingan bangsa.

Pemerintah, Pemerintah Daerah dan penyelenggara pendidikan tidak pernah berhenti berupaya meningkatkan profesionalisme guru dan kesejahteraan guru.  Secara bertahap dan berkesinambungan  pihak-pihak yang berkepentingan ini akan melaksanakan peningkatan kualifikasi dan melakukan srtifikasi profesi bagi guru sebagai bagian dari standarisasi kompetensi guru secara nasional.  Kepada guru-guru yang sudah memiliki sertifikat profesi, pemerintah memberikan tunjangan profesi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan guru, baik guru negeri maupun guru swasta.  Kita berharap dengan pemberian tunjangan dan diterapkannya sistem sertifikasi sebagai bagian dari penetapan kebijakan guru sebagai profesi, maka kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan, harkat dan martabat, serta perlindungan guru dapat ditingkatkan secara bertahap, sehingga para guru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional dari waktu ke waktu. 

Melalui HGN tahun 2009 ini kita jadikan momentum untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama dalam mencapai kemajuan dan kejayaan bangsa, dimana guru memegang peran penting di dalamnya.  Tujuan ini dapat dicapai melalui perjuangan Bapak, Ibu guru sekalian dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. 

Dirgahayu  Guru Indonesia di Kota Jayapura.(MW/rendi)

 

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 14 May 2010 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Jajak Pendapat
Program Keahlian di SMK Negeri 2 Jayapura yang banyak peminatnya menurut Anda?
 
Yang Populer
Berita Terbaru
SMK Negeri 2 Jayapura
Jl. Kotaraja Dalam Kelurahan Vim/Kotaraja Kecamatan Jayapura Selatan Kota Jayapura
All rights reserved SMK Negeri 2 Jayapura © 2008 Design by apdc